Tampilkan postingan dengan label cerita-cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerita-cerita. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 November 2016

Dunia Eksplorasi Mitu

Menjadi seorang ibu dengan anak-anak yang cerdas adalah dambaan bagi seluruh wanita. Mendidik suatu generasi adalah hal yang tidak mudah, namun sangatlah menentukan bagi kehidupan di negara ini. Bagaimana negara ini akan maju, bila tunas-tunas bangsa tidak dididik dengan benar? Ibu adalah sekolah pertama bagi setiap anak yang dilahirkan. Butuh pengorbanan dan kerja keras untuk Mendidik sang buah hati tercinta.

Hal itu pun berlaku bagi saya yang memiliki satu orang putri yang bernama Aina Alimatul Ulya. Kini usianya 10 bulan dan rasa ingin tahunya sangatlah tinggi. Baginya, semua yang dia lihat adalah hal baru yang patut dicoba. Tentu saya sebagai ibu dengan setia mendapingi buah hati saya dengan sepenuh hati. Diusianya yang kini memasuki tahap oral dalam dunia Psikologi atau dengan kata lain suatu tahapan yang akan dilalui oleh setiap anak dimana pada tahap ini anak akan mengenal benda melalui mulutnya. Inilah awal anak saya mengeksplorasi apapun yang ada disekitarnya dengan mulutnya. Apapun yang dia pegang pasti akan diseleksi oleh mulutnya yang mungil. Disinilah peran aktif orang tua, khususnya saya dalam mendampingi sang anak untuk lebih selektif dalam memilih benda yang aman disekitarnya.

Karena rasa ingin tahunya yang begitu tinggi, hal ini membuatnya tidak mudah,menyerah dalam melakukan aktivitas. Salah satu contohnya adalah ketika ada benda terjatuh dari genggamannya, dengan sigap anak saya akan mengambil benda tersebut walaupun benda itu cukup jauh jatuhnya. Walaupun jatuh hingga berkali-kali, dia tidak putus asa untuk mengambilnya kembali.

Disamping dia mengenal benda-benda disekitarnya dengan indera perasa, peraba dan penglihatan, dia pun akan semakin familier dengan benda-benda tersebut ketika ditemuinya di tempat lain. Karena daya ingat anak sangatlah kuat, jika diasah terus menerus. Apalagi jika lingkungan keluarga dan masyarakat turut mendukung pertumbuhan si kecil. Perkembangan yang baik adalah jika lingkungan pun baik. Hal ini akan mempengaruhi interaksi si kecil dengan dunia luar.

Manfaat eksplorasi bagi buah hati saya dan saya pribadi tentu sangatlah besar bagi perkembangannya kini dan nanti. Namun saya tidak perlu khawatir dengan itu semua, banyak produk yang menawarkan berbagai macam jenis kebutuhan untuk anak-anak. Namun saya percayakan hanya pada Mitu, terutama tissue basahnya. Selain aman bagi dompet, mitu juga praktis dibawa kemana-mana. Karena anak saya yang sering memegang benda-benda yang terkadang membuat tangannya kotor, dengan Mitu tissue basah tidak perlu repot untuk cuci tangan, hanya di lap di tangannya yang mungil. Apalagi jika bepergian jauh, hal ini membuat saya menjadi lebih ringan. Ataupun ketika putri saya memegang makanan seperti biscuit, tidak perlu repot, Mitu dengan setia menemani dan menjaga anak saya tetap bersih. Tanpa eksplorasi anak saya tidak dapat mengenal apa-apa. Terima kasih Mitu, yang selalu ada setiap saat.

Senin, 22 April 2013

Pelupa Akut

Hmmm...pernah bayangin ga c lo? klo misalnya lo bawa suatu benda dan ternyata tiba-tiba benda yang lo bawa ilang entah di mana nyangkutnya.
  • Ini pernah terjadi pada diri gw (ebih tepatnya sering) hehee...yang sering kelupaan adalah dimana terakhir kali gw naro HP. Yup! ini sering banget gw lupa, entah kenapa akhir-akhir HP tercinta gw suka nyangkut dimana aja, bahkan pernah nginep tu HP di ruangan kerja gw hadeuuuh. 
  • Bukan hanya HP, kadang klo gw masak nasi di Ricecooker, tombol "cooking" tanpa sadar ga gw pencet, walhasil perut yang begitu laper, jadi tambah laper karena nasi ga mateng-mateng...(hmmm meeell... meeell...). 
  • Kunci rumah, nah ini dia yang penting banget kan yak? klo mo tidur gimana? masa gw tidur di luar malem-malem, kedinginan...tanpa seorang pun menemani, halah lebay!! lo bayangin aja, ketika tahu bahwa kunci rumah ketinggalan di DALEM RUMAH! yaaaah sempet mo nangis siiiihh...tapiii untungnya ibu asisten rumah tangga kakak gw suka nyimpen kunci serepnya. Daaaan gw ga tidur di luar dooonk....hehehee
  • Hmmm...jam tangan! Ini juga barang penting buat kita liat waktu. Pasti kalo udah kebiasaan pake jam tangan, tangan lu akan mengangkat dengan sendirinya dan melihat jam barapakah ini? Tapi apa jadinya ketika tangan lu kosong? Yang lu liat hanya kulit tangan yang ga begitu putih hahahaa (cape gw harus ngangkat tangan pas ga pake jam (-,-!)
  • Lupa matiin komputer di tempat kerja, naaaaah lhoooo, klo meledak gmn coba?? Untungnya cuma sekali, dan temen gw yang masih di tempat kerja gw, langsung gw hubungi buat matiin compi gw. fiuuuhh...
  • Ga bawa dompet!! alamaaaak...bisa-bisa ditendang pak supir awak! ini adalah kejadian gw waktu naik angkot, panik dooonk pas gw cari-cari dompet cantik gw ga ada di tempatnya. Clingak-clinguk, liat kiri-kanan, ga ada yang gw kenal buat dimintain bayar angkot (hadeeeeuh kelakuan meeelll!). Allah SWT emang selalu sayang sama hambanya, begitu juga terhadap gw dengan sabaaarrr gw buka satu-satu tempat-tempat kecil yang ada di tas, dan walhasil gw nemu duit gocap. Alhamdulillaaaah, setidaknya ini bisa buat ongkos PP. hihihihiii
  • Yang terakhir gw lupa itu adalah kabel data lupa naro dimana, dan ini dimanfaatkan oleh kakak laki-laki gw (mas farid) dengan gejala lupa gw. Gw tanya dia, dia ga ngaku. Tapi karena emang gw juga lupa naro, dia bilang ga tau, gw fine-fine aja donk. Pas di kasur, tu kabel data tergelatak tak berdaya, masa ujug-ujug nangkring di kasur kan ga mungkin. Hmmm dasar si mas tukang tipu.....
  • Tapiiii.....untungnya gw ga lupa kalo gw punya pacar si akang unyu,,hahahahaa :D


Jumat, 19 Oktober 2012

dag..dig..dug...

Depok, 19 Oktober 2012
10:10 WIB
@loket


Hhhh.....sepertinya perasaan lega kini menghinggapi sepupu tercintaku Ang Ani. Betapa tidak, tanggal 28 Oktober 2012, dia akan melepas masa lajangnya. Bahagia turut dirasakan oleh semua pihak tak terkecuali aku. Aku pun turut berbahagia karena akhirnya sepupuku tercinta ini, menemukan tambatan hatinya setelah sekian lama.

Wanita yang sabar dalam sebuah penantian dan kini penantian akan bermuara dalam sebuah tarikan nafas panjang yang akan diucapkan oleh sang calon mempelai pria di hari bahagia itu tiba.
Semua terjawab atas do'a-do'a yang selalu ia panjatkan disetiap sujudnya, dan Allah SWT sekali lagi memberi rahmatnya kepada hamba tersayang yang sabar itu.

Sepupuku tercinta...aku bahagia untukmu, do'akan aku juga yah, biar cepat menyusulmu dalam mahligai rumah tangga yang sakinnah, mawaddah, warrohmah...karena akupun ingin merakan degup jantung yang kau rasakan saat ini... ;)

"Barakallahu lakuma wa baraka 'alaikuma wa jama'a bainakuma fil khair"
Semoga Allah memberkahimu katika senang dan susah dan senantiasa mengumpulkan kamu dalam kebaikan.

aamiin... ;))



Rabu, 18 April 2012

Sambil Menyelam Minum Air (Eksotika Pulau Pramuka)


Depok
18 April 2012
10.30 WIB

Woohooo......!!!!
Go to Kepulauan Seribu...!!!

Ga nyangka seru abis disana, maen-maen ma ikan warna-warni, nikmatin sunset dari kapal, ngelilingin pulau dengan jalan kaki, dan beramah-tamah dengan para penduduk pantai.

Bersyukur banget dapat kesempatan main ke sana gratisan pula hehehe (alhamdulillaah senengnyaa... ;D), gw mo ngucapin makasih banget buat jeng fika yang mempercayakan tugas ini ke gw (yaaah walaupun gw cuma gantiin orang waktu itu) tapi kesempatan ini ga gw sia-siain.

Karena memang hobby gw yang doyan traveling, pas ditawarin buat ke Pulau Pramuka untuk jadi motivator di SMUN 69 Jakarta, tanpa ba bi bu gw langsung bilang "MAUUUUU.....!!!"

Besoknya (03 Maret 2012) gw langsung packing, nyiapin baju-baju, cemilan, perlengkapan pribadi (alat mandi, make up...hehe teteeepp!), sama persiapin diri dan materi buat nanti ngadepin anak-anak SMA yang pastinya super duper caper...(sama kaya gw dulu ;p hihi)

Naik taxi menuju Muara Angke (Kali Adem) dari Depok 04.30 WIB. Kami berdelapan sholat subuh di jalan. Owya gw belum ngenalin temen-temen baru gw ya?
Iya jadi....nanti yang bakalan jadi tim motivator dari Psikologinya itu ada ka Hadi, ka Windu, Silvi, dan gw serta teh Indah yang jadi Koordinator selama kami di P. Pramuka. Selebihnya ka Rizal, ka Neno (mereka berdua suami istri, yahud dah kamana-mana bareng) dan Sandra (Koordinator P. Kelapa) mereka bertugas di Pulau Kelapa.

Kami sampai di Muara Angke jam 07.00 kurang dan Sandra langsung ngasih Rp. 160.000,- ke pak sopir dan diapun langsung nyaranin kami untuk ngantre -tapi bukan orangnya yang ngantre, melaikan barang bawaan kami yang mengantre-soalnya loket baru dibuka ‎​pukul 08.00, kebayang rasanya kalo kami harus ngantre 1 jam lebih di depan loket yang masih tutup dan memandangi horden yang tertiup angin...

Selagi menunggu loket buka, kami berfoto-foto ria mengabadikan keberangkatan kami sembari ngemil cemilan seadanya. Dan tak lupa berpamitan sama mamah (gw lupa ngasih kabar ke beliau kalau gw mo pergi ke Pulau Seribu, akhirnya pas mo berangkat gw telepon, dan dia agak sedikit syok, soalnya gw ngabarin dadakan sooo nyokap gw ngasih wejangan-wejangan yang gw iya-in dengan anggukan-anggukan yang ga mungkin beliau liat). Akhirnya loket pun dibuka, naah disinilah baru terlihat antrian pajang manusia yang sebenarnya.

Harga yang harus dikeluarkan adalah Rp. 32.000,-/orang. Untuk menuju P. Pramuka kami mengendarai Kapal Kerapu, yang Insya Allah bakal menemani perjalanan kami. Pengalaman menaiki Kerapu adalah suatu pengalaman yang ga jauh beda waktu lo naik wahana Kora-Kora di Dufan. Sumpah ya...perut gw berasa di kocok-kocok! Salah gw juga duduknya di depan. Padahal abang kondektur kapal -bener ga ya??- atau mungkin ABK -anak buah kapal- ah...what ever! Dia menyarankan sebelumnya buat yang perempuan duduk di belakang. Dan bener aja, karena mengabaikan sarannya, belum juga setengah perjalanan teh Indah mukannya udah pucet pasi, karena guncangan-guncangan kapal yang walhasil membuat dia meringis kesakitan. Gw pun ketawa-ketawa kegelian liat mukanya. Sama halnya dengan temen-temen gw yang lain pada ngetawain dia. Sejauh mata memandang adalah berkubik-kubik air laut. Tapi tak hanya itu, di seberang nun jauh disana terlihat pulau-pulau kecil nan imut yang berwarna biru tua.

Bersandar di P. Pari sebentar untuk menurunkan penumpang, dan menaikan penumpang yang baru.
Di pulau ini sudah terlihat keeksotisan pantai yang indah...hmmm liat air laut yang bening banget rasanya pengen nyemplung aja (padahal ga bisa renang di yang dalem.... ;p )

Akhirnya kapal Kerapu yang kami tumpangi bersandar juga di P. Pramuka. Subhanallah...indahnya apa yang tertangkap oleh mata gw adalah keindahan yang ga akan bisa gw bikin dengan kedua tangan gw. Dan gw pun mensyukuri atas nikmat yang Dia beri. ;')

Di dermaga, kami di sambut oleh pak As'ad, beliau ini adalah salah satu guru di SMUN 69 Jakarta. Dari dermaga kami digiring ke tempat dimana nantinya kami akan tinggal. Kami di bawa ke mess guru-cukup bagus home staynya, ada 2 kamar, ruang tamu, dan 1 kamar mandi-setidaknya home stay ini cukup untuk menampung kami berlima. Dari laut memang agak jauh sih, tapi itu nggak masalah buat kami.

Habis nyimpen barang-barang, kami langsung menemui kepala sekola SMUN 69 Jakarta, untuk menegaskan acara yang akan berlangsung esok hari.

Selesai berbincang-bincang...lalala...kami pun pulang untuk istirahat, soalnya kami harus menyiapkan stamina untuk esok pagi. Dan kami pun tertidur pulas.....

Banyak sekelai pulau di kepulauan seribu dari mulai P. Marina, P. Tidung, P. Air, P. Semak Daun, P. Pramuka, P. Panggang, P. Karya, P. Kotok, P. Bidadari dan baaanyak lagi pulau-pulau kecil lainnya yang belum gw sebutin serta filosofi di balik nama-nama pulau tersebut. Setiap nama pulau memili makna tersendiri.Seperti Pulau Panggan, konon dahulu kala ada seorang bajak laut yang datang ke pulau tersebut, kemudian oleh penduduk pulau di tangkap, kemudian di panggang di sana. tragis sekali...tapi yaa begitulah ceritanya...

Pokoknya seruu abiss!! Liat aja deh hasil jepretannya….



Siswa siswi SMU Negeri 69 Jakarta

Anak-Anak IPS B




Acara Fahion Show



Suasana di dalam kelas IPA


gini ni....yang baru ketemu pasir di pantai... hadeeuuuh dasar Ka Windu  (-_-!!)

Sepertinya Ka Ijal berbakat menjadi pemain sirkus hahahaa... ;D

Ada anak ilang d Pulau Karya... Ka Hadi jangan cengo' donk!!

ebusyeett.... Pahlawan Bertopeng nyasar ke laut!!

loncatan Ka Neno memang yang paling yahudd!! ^.^d






naaaah klo yang ini berbagai tanaman laut yang sempat di abadikan.... 
mari kita jaga dan kita lestarikan keindahan alam Indonesia












ayoooo bermaiiiinnnn
Teh Indah tong mulak cangkeng atuuuhhh, ngke di bagi bintang lautna..hehehee

latihan snorkeling dulu di Pulau Semak Daun

taraaaaaa.....

Selalu ada cerita setiap nyemplung ke laut,,,hmmmm

kereeeeennnn....

 uuuu.....mantap dah  Ka Ijal!!!

Pak Meok asal tarik aja niiii....ga tau apa pak derita yang saya alami, kuping saya sakit paaaak T.T

kalo udah expert mah beda laaaaah.... siiiipp :D

Pulau Pari

Foto dulu sama penyu sisik di Pulau Pramuka

Mari kita lestarikan kekayaan alam Indonesia

Silvy juga ikutan foto dulu aaahhh...

galauuu.... #eeeaaaa!!

Pulau Pramuka senja hari

selalu ada dermaga dimana kapal berlabuh...

...dan selalu ada asa setelah senja berakhir

Ok...!!
Kalo ada yang baru gw tulis lagi dah...
Tunggu aja kisah-kisah berikutnyaa....

dadaaaaaaaaaah (^.^)d


Jumat, 20 Januari 2012

Asemka Part II

Asemka lagi di renovasi
Haaaai ketemu lagi ma gw sodara-sodara!! (bosen,,bosen dah!! hehehe)

Ini adalah reverensi kalian yang mau buka usaha pernak-pernik dari mulai souvenir pernikahan, gelang, kalung, jam, perhiasan, jempitan rambut, karet rambut,,,,,,dan buaaaanyak lagi macemnya, dateng aja ke Asemka kawan. Sebelumnya gw udah pernah nge-post-in tentang souvenir di Asemka...tapi karena hobi gw yg suka jeprat-jepret (dan dijepret..hahahaa) kan sayang kalo hasil jepretan gw ga di publish ke muka umum.
Kali ini perburuan gw bareng jeng Dewi n Bu Novi.

okeyy kawan nyok kita liat-liat,,(maap-maap ni kalo ada yg narsis dikit heheheee...)

Aneka gelang Rp. 5.000 - Rp. 30.000

Aneka gelang juga

Aneka kalung Rp. 30.000 - Rp. 100.000

Souvenir pernikahan (tuh calon mantennya) Rp. 50.000 - Rp. 200.000

Aneka bross Rp. 10.000 - Rp. 80.000

Aneka bross juga

Aneka bross lagi

Macem-macem (Bross, Gelang, Cincin)

Hehehe ... maap-maap!!

Aneka Cincin Rp. 10.000 - Rp. 30.000

Aneka Dompet Wanita (Rp. 100.000-an keatas)

Aduh maap lagi!! (di belakang gw itu tas-tas untuk anak kecil kisaran Rp.17.000 - Rp. 300.000 )
Kalung Pendulum Rp. 60.000 (tawar -menawar yang bikin alot harga asli Rp. 80.000)


Bisa dibuka (pamer hahaa...)